Rabu, 27 April 2011
Penghematan yang bisa dilakukan Negara dengan konsep Leasing
Pemerintah harus lebih bijaksana dalam melakukan pemanfaatan asset milik Negara. Hal ini berawal dari diskusi dengan teman-teman DJKN saat diklat, saat ada yang cerita kalau di suatu negara di Amerika sana, mobil-mobil itu usia pakainya hanya 5 tahun. Sesudah itu tidak bernilai. KBRI disana punya mobil yang buat operasional mereka. Mobil-mobilnya masih bagus-bagus, tapi sudah tidak bisa dipakai karena peraturan itu.Kalau mau dibawa ke Indonesia, biayanya mahal pastinya. Jadi, karena kondisi itu, kenapa tidak KBRI melakukan sewa kendaraan / leasing saja. Secara akuntansi, biayanya pasti lebih murah daripada beli. pemeliharaannya pun juga relatif lebih murah,mobil bisa lebih update keluaran baru, tidak perlu keluar biaya untuk membawa mobil ke tempat pembuangan dan yang terpenting tidak harus menanggung kendaraan di gudangm yang akhirnya tidak bisa digunakan karena sudah habis usia pakainya.Secara logika, usia pakai habis, mobil masih di simpan, pasti akan keluar biaya pemeliharaannya. Kenapa tidak dimanfaatkan metode-metode yang ada di sekitar kita, jika memang hal tersebut baik adanya. Seperti pemanfaatan Leasing ini. Kalau perlu, tidak hanya KBRI diluar negeri yang terkait pembatasan umur mobil, kita yang di Indonesia ini juga bisa memanfaatkan Leasing tersebut. Sehingga dapat mengurangi dana pembelian mobil. Seperti mobilnya para wakil-wakil rakyat itu, coba, berapa dana yang dikeluarkan untuk pengadaannya? sayangkan.. nanti kalau ada keluaran mobil baru, pasti minta ganti yang baru. Bangsa kita memang terkenal konsumtif, suka dengan barang-barang baru, tapi tidak suka memeliharanya, ga mau repot. Kalau sudah usang, ya beli baru. Sama halnya dengan bangunan. Paling suka ngebangun gedung-gedung baru. Setelah 1-2 tahun langsung kelihatan tidak terawat, karena merasa malu gedungnya tidak "ginclong" lagi, minta deh dana buat pembangunan gedung baru dengan alasan, gedung lama sudah tidak capable dan lain-lain. Yah..semoga pola pikir tersebut bisa dirubah ya...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar